ITB AAS Indonesia Perkuat Kerja Sama Global dengan IC-RMUTK Thailand

ITB AAS Indonesia menyambut delegasi IC-RMUTK Thailand dalam kerja sama internasional untuk program dual degree dan joint research.

SUKOHARJOInstitut Teknologi Bisnis (ITB) AAS Indonesia kembali memperkuat komitmennya dalam mewujudkan internasionalisasi pendidikan tinggi dengan menyambut kunjungan resmi delegasi International College of Rajamangala University of Technology Krungthep (IC-RMUTK), Thailand. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut implementasi kerja sama internasional melalui Implementation Arrangement (IA) yang telah disepakati kedua institusi sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Agenda internasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7–8 Juli 2026 dengan rangkaian kegiatan akademik, diskusi strategis, serta penguatan kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Delegasi IC-RMUTK dipimpin langsung oleh Asst. Prof. Supaphon Akhapin, Ph.D. selaku Dekan International College. Sementara itu, ITB AAS Indonesia diwakili oleh Dr. Budiyono, S.E., M.Si., Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama, beserta jajaran pimpinan dan sivitas akademika.

Dalam keterangannya, Dr. Budiyono menjelaskan bahwa hubungan kerja sama antara kedua institusi telah terjalin sejak tahun 2018 dan terus berkembang secara berkelanjutan.

“Hubungan kerja sama antara ITB AAS Indonesia dan IC-RMUTK Thailand telah berlangsung sejak tahun 2018. Komitmen tersebut kini semakin diperkuat melalui pembaruan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) untuk periode 2025–2029 sehingga implementasi kerja sama dapat berjalan lebih fokus, terarah, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi internasional tersebut bukan sekadar kesepakatan administratif, melainkan telah diwujudkan melalui berbagai program nyata. Pada Februari 2025, ITB AAS Indonesia mengirimkan 30 mahasiswa untuk mengikuti program credit transfer di IC-RMUTK Thailand. Selain itu, dua dosen ITB AAS Indonesia juga dipercaya menjadi keynote speaker sekaligus visiting professor dalam kegiatan akademik di kampus mitra tersebut.

Sebagai tindak lanjut dari keberhasilan program sebelumnya, kunjungan balasan delegasi Thailand kali ini diharapkan semakin mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.

Prosesi penyambutan resmi dan koordinasi awal akan dilaksanakan di Kampus ITB AAS Indonesia yang berlokasi di Jl. Slamet Riyadi No. 361, Windan, Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Delegasi juga didampingi oleh Asst. Prof. Supot Rattanapun, Ph.D. selaku Wakil Dekan IC-RMUTK serta Asst. Prof. Dr. Bagus A. Darodjat.

Fokus FGD Bahas Kurikulum Internasional dan Pengembangan AI

Selama kunjungan berlangsung, seluruh delegasi akan menginap di Genio Syariah Hotel, Karanganyar, yang juga menjadi lokasi penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD). Pemilihan lokasi tersebut mempertimbangkan kenyamanan delegasi sekaligus mendukung suasana diskusi yang kondusif.

FGD akan membahas sejumlah agenda strategis pengembangan akademik internasional, di antaranya:

  • Penyelarasan Kurikulum Dual Degree Bachelor of Business Administration (BBA) agar standar kompetensi lulusan diakui di Indonesia maupun Thailand.
  • Penyusunan skema Dual Degree Master of Business Administration (MBA), meliputi mekanisme transfer kredit, sistem pembelajaran, hingga standarisasi tesis atau proyek akhir bersama.
  • Penguatan Joint Research, yaitu kolaborasi penelitian dosen kedua institusi yang berorientasi pada isu-isu strategis bisnis dan ekonomi di kawasan Asia Tenggara.
  • Pengembangan Kurikulum Kelas Khusus Artificial Intelligence (AI) melalui integrasi teknologi kecerdasan buatan dalam bidang bisnis, manajemen, dan kewirausahaan guna menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap transformasi digital.

Seluruh program kerja sama tersebut dilaksanakan berdasarkan prinsip sharing budget, sehingga masing-masing institusi berkontribusi secara proporsional dalam mendukung keberlangsungan program.

Melalui kunjungan ini, ITB AAS Indonesia optimistis dapat memperluas jejaring internasional, meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat kolaborasi riset global, serta mempercepat pencapaian visi sebagai World Class University yang mampu menghasilkan lulusan berdaya saing global dan siap menghadapi tantangan era transformasi digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *