ITB AAS Indonesia dan Rajamangala University Thailand Implementasikan Kerja Sama Internasional, Perkuat Kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

SUKOHARJO – Institut Teknologi Bisnis (ITB) AAS Indonesia kembali mempertegas komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui penandatanganan Implementation Arrangement (IA) bersama International College, Rajamangala University of Technology Krungthep (RMUTK), Thailand. Kesepakatan implementasi ini menjadi langkah nyata dalam merealisasikan Memorandum of Agreement (MoA) yang telah disepakati sebelumnya melalui berbagai program akademik dan pengabdian kepada masyarakat.
Implementation Arrangement ditandatangani oleh Asst. Prof. Supaphorn Akkapin, Ph.D., selaku Dean International College RMUTK Thailand, dan Dr. Budiyono, S.E., M.Si., selaku Wakil Rektor IV ITB AAS Indonesia. Kerja sama ini berfokus pada penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program kolaboratif.
Melalui Implementation Arrangement tersebut, kedua institusi sepakat membangun kerangka operasional yang mendorong pertukaran akademik, pengembangan riset bersama, kuliah tamu internasional, serta peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa dalam lingkungan pendidikan tinggi yang semakin berorientasi global.
Sebagai implementasi nyata dari kerja sama tersebut, tiga dosen dari Rajamangala University of Technology Krungthep (RMUTK), Thailand, hadir di ITB AAS Indonesia untuk melaksanakan berbagai kegiatan akademik sekaligus memperkuat pengembangan kerja sama internasional. Kehadiran delegasi tersebut juga merupakan kunjungan balasan (return visit) dalam rangka pelaksanaan Implementation Memorandum of Agreement (MoA) antara kedua institusi.
Sebelumnya, pada Februari 2026, ITB AAS Indonesia telah mengirimkan 36 mahasiswa dan 29 dosen ke Rajamangala University of Technology Krungthep (RMUTK), Thailand, untuk mengikuti berbagai program Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Program tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi akademik internasional yang berkelanjutan.
Rangkaian implementasi kerja sama ini menjadi bukti nyata komitmen ITB AAS Indonesia dan RMUTK Thailand dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi melalui mobilitas akademik, kolaborasi riset, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta berbagi praktik terbaik dalam pengembangan pendidikan di tingkat global.
Wakil Rektor IV ITB AAS Indonesia, Dr. Budiyono, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa implementasi kerja sama internasional tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi diwujudkan melalui program-program yang memberikan manfaat langsung bagi sivitas akademika.
“Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jejaring internasional, sekaligus memberikan pengalaman akademik global bagi dosen dan mahasiswa. Kami berharap kerja sama dengan RMUTK Thailand terus berkembang dalam berbagai bidang yang mendukung visi internasionalisasi ITB AAS Indonesia,” ujarnya.
Dengan terlaksananya Implementation Arrangement ini, ITB AAS Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kemitraan internasional guna menciptakan lulusan yang berdaya saing global, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun internasional.
